Modul 2: Karunia Belajar
March 19th, 2009 by arinamseUntuk anak yang berusia 0 - 18 tahun, rata-rata hidup anak di rumah = 86%, sedangkan di luar rumah = 14%. Dalam hal pengajaran anak, jika sudah buntu ketika mengajari anak, sebaiknya berhenti dulu karena tidak ada yang akan masuk ke otak. Secara teori, pagi hari adalah waktu yang paling baik untuk belajar.
Faktor2 yang mempengaruhi kesuksesan seseorang:
- Kejujuran
- Pasangan yang mendukung.
Esensi pendidikan anak adalah meningkatkan kompetensi dan harga diri.
Proses belajar yang efektif menghadirkan:
- Fisik
- Pikiran
- Emosi.
Yang menentukan kecerdasan anak adalah kekuatan koneksi antar neutron, bukan seberapa banyak jumlah neutron dalam otak. Anak yang senang membaca akan jauh dari TV. Semakin banyak indra dirangsang akan semakin cerdas. Begitu pula, semakin banyak bergerak akan semakin cerdas. Seorang anak yang tidak melewati tahap merangkak akan mengalami kesulitan belajar di kemudian hari. Oleh sebab itu, baby walker telah dilarang digunakan oleh anak yang sedang belajar berjalan.
Cara anak belajar:
- Mengamati
- Melakukan uji coba
- Meniru
- Melakukan
- Mengalami
- Merasakan.
Kaki pendukung belajar:
- Merangsang naluri keingintahuan anak.
- Berpihak pada anak –> belajar adalah untuk anak, bukan untuk orang tua.
- Melibatkan anak –> buatlah tubuh anak banyak bergerak.
Paradigma dalam keluarga adalah menguasai, dalam arti orang tua menyuruh anak secara berlebihan tanpa melihat situasi.
Posted in Kehidupan | No Comments »