Blogroll

Search

Weekend on February 13 - 15, 2009

February 16th, 2009 by arinamse

This weekend, aku diem di rumah aja. Semula mau antar kakak ke Jakarta, terus udah kesiangan jadi aku males. Berubah lagi rencana, aku pengen lihat2 baju di FO (Jl. Pajajaran Bogor tea’, sekalian promosi nih untuk meningkatkan pendapatan daerah Bogor hehehe). Ga jadi juga, karena perut kakakku tiba2 mengeras (bayinya marah kali ya, setelah mendengarkanku bercerita menggebu2 sama papa dan kakakku ttg kondisi di kantor. Jangan2 dia pikir aku marah sama dia karena suaraku terlalu kencang. Maap ya adek bayi yang ada di perut mama. Tante Cantik ga bermaksud begitu hihihihi). Ya sudahlah, akhirnya aku di rumah aja Sabtu kemarin.

Sabtu sorenya, sahabat kakakku, Jeung Nt berkunjung ke rumah bersama suami dan ibunya. Sudah lama euy ga ketemu jeung Nt, terutama semenjak beliau menikah. Sena juga sampai pangling dan belum mau diajak main sama Jeung Nt. Padahal dulu waktu baby, Sena sering digendong oleh Jeung Nt, pasti lupa tuuuhhhh… Lama-kelamaan Sena inget juga sama tante satu ini yang hobby mengkoleksi baju pink. Halahh!! Sena mulai cari perhatian Tante Nt dengan mengajak2nya ketawa2.

Hari Minggu-nya kakakku berdua dengan suaminya ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan hypnobirthing - itu tuh yang kalau perempuan melahirkan supaya tidak terasa sakit, berasa dihipnotis kali ya.. Jadi aku stay di rumah aja nungguin Sena. Awalnya Sena nangis ditinggal papanya pergi tapi dengan tega aku harus menarik dia dari pelukan papanya dan membawanya ke dalam rumah. Sebentar kemudian juga sudah lupa tuh, lengket sama aku dan bermain bersama. Oh, senangnya dipeluk sama ponakanku yang super ganteng dan pintar itu. Lucu juga lihat perkembangan anak umur 2 tahun. Apapun yang kita katakan, selalu diikutinya. Bener deh, harus ekstra hati2 kalau bicara di depan anak2.

Geli banget liat Sena bicara: “Jangan ditutup jendelanya yaaa….” (Dengan penekanan di kata ‘ya’). Nadanya tuh sapa ya yang mengajarkan, lucu banget. Waktu di gendong eyang putri-nya (alias mamaku) dia juga mengikuti gaya mamaku bicara. Kebetulan mama sedang memberi aba2 ke pembantuku (yang baru, baru dapat sekarang nih, susah banget cari pembantu!!) untuk kasih 2 piring singkong rebus ke supir dan bapak2 yang disuruh babat2 kebun belakang. Diikuti semua kata-kata eyang putri sampai ke telunjuk tangan yang diangkat-angkat. Wahahahahahaaaaa lucu banget lihatnya.

Sena tuh juga hobi ngelap, apa2 yg kotor pasti dengan sigapnya di lap. Mau jadi anak yang bersih mungkin. Pokoke senang membantu lah. Pas aku mau mengangkat karpet yang cukup tebal untuk dijemur di halaman belakang, Sena sudah mau bantuin. Karena aku takut dia ketiban karpet, aku suruh dia membantu membukakan pintu. Supaya merasa dihargai lah kerja kerasnya. Kita kan harus menghargai apapun yang anak lakukan supaya dia juga merasa dirinya berharga. Hal kecil namun akan berguna baginya di kemudian hari. Begitu pula waktu aku pasang sprei di tempat tidurnya, Sena langsung sigap membantu. Awalnya sambil main2 dan menarik2 seprai jadi malah berantakan. Supaya lebih terarah, aku minta tolong Sena menarik bagian seprai di ujung yg lain hingga jadilah seprai tertata rapi.

Aku dan kakakku sampai heran kenapa ya Sena begitu rajinnya membantu orang mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau si Bibi menyapu lantai, mencuci piring, mencuci baju, dan pas Sena lihat, pasti Sena langsung ribut pengen bantuin. Setelah kita renungkan (ceile), kakakku baru ingat kalau dulu sewaktu Sena masih bayi, Eyang Putri sukanya menggendong Sena sambil memberikan aba2 dan perintah pada 2 pembantu dan supir kami dalam hal beres2 rumah. Hahahahahahaaaa!!!! Mungkin Sena teringat hal itu dan mengaplikasikannya sekarang. Semoga ya Sena menjadi anak laki2 yang rajin dan suka membantu orang tua.

Posted in Kehidupan | No Comments »

Where’s The Boss??

February 11th, 2009 by arinamse

Is it wrong when I ask more and more when my boss is going to work immediately? Pending jobs need to be accomplished as soon as possible and we could not make it without the arrangement of supervisor. My ex boss could not share his focus on the previous tasks any longer. So please come and see us..

This such of situation impacts me. I should aware and handle the pending items the best I can do, without knowing in detail what the Director asked us in preparing the analysis. But sorry to say, I will just do what I have to do related to my salary. The higher the company pays me, the higher effort I’ll give to the company. So I’ll maintain myself not to handle things that is not in my authority.

Posted in Working Environment | No Comments »

Lembur bulan Februari 2009

February 4th, 2009 by arinamse

Lembur bulan Februari 2009 dimulai sejak kemarin, Selasa (3 Februari 2009) sampai dengan tanggal 17 Februari 2009. Kali ini Pak Dirvest minta kita untuk mengerjakan strategi investasi dengan tujuan untuk averaging cost down serta menilai mitra kerja, baik yang existing maupun yang baru. Kerjaan sebelumnya, yang diminta untuk membuat mapping portofolio sudah selesai. Sekarang baru lagi nih. Duh, makin banyak aja pending item-nya. Ada kerjaan yang harus selesai Jumat besok (6 Februari 2009). Padahal aku ada rencana mendadak ke Bandung dengan keluarga, mau ikut seminar parenting. Seminar ini sama persis dengan yang pernah diikuti kakakku di Bandung dulu, wong penyelenggaranya juga sama. Karena menurut dia bagus, sekarang dia menyuruhku dan ibuku untuk mengikuti seminar ini. Secara aku dan mamiku tersayang sering berperan sebagai baby sitter untuk anaknya, jadi dia pikir kita perlu mengetahui teori yang benar dari pakarnya. Yah, aku sih asyik2 aja apalagi kalau dibayarin (hahahaha, cari gratisan banget seh!!!). Plus sekalian jalan-jalan di Bandung (tapi mana sempat ya, wong seminarnya itu seharian dari pagi sampai sore, 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu). Karena dimulai Sabtu pagi, jadi rencananya Jumat kita sudah berangkat ke Bandung supaya ga kecapekan. Makanya aku minta ijin cuti Jumat besok, padahal kerjaan juga lagi overload gini. Maap ya pak Bos, mendadak nih acaranya. Ga tega juga sebenarnya mau cuti, karena aku bukan tipe orang yang suka melarikan diri dari pekerjaan.

Actually i like working. Mungkin kebetulan karena kerjaan yang sekarang cocok dengan educational background yang kupunya. Pekerjaan sebelumnya sebagai eksternal auditor, ga cocok untukku. Ga tahu deh, serasa aku jadi orang bodoh sedunia karena tidak mengerti bagaimana cara mengaudit yang benar dan ga mengerti prosedur kerja di perusahaan yang ku audit. Belum lagi dijudesin ama klien hihihihhi. Eh, tapi di kantor sekarang, aku balik lagi jadi internal auditor untuk audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000. Untung udah punya sedikit pengalaman, jadi sedikit mengertilah bagaimana caranya bertanya untuk mengetahui detil yang kita inginkan hehehe.

Kalau lagi stres sama kerjaan, biasanya aku kerja sambil denger musik dan bisa nyanyi2 sendiri. Pokoknya kalau suara musik di headset-ku aku kencangkan, berarti aku dah ga peduli ama sekelilingku atau lagi males denger orang lain bicara atau lagi stres sendiri hihihihihi. Yang bikin aku pengen ketawa nih, kemarin sahabatku ada yg bertanya, kok bisa sih aku bekerja terus seharian ga berhenti2, sedangkan sahabatku itu mengaku sering malas kalau dapat kerjaan yang bejibun banyaknya. What?? Aku bingung deh jawabnya. Pada kenyataannya, aku juga sering tak berdaya mendapatkan pekerjaan yang bertumpuk dengan dateline yang ketat dan harus segera diselesaikan. Secara aku tuh orangnya perfeksionis, ingin semuanya berjalan dengan sempurna seperti yang aku rencanakan dan aku inginkan. Jadi aku akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan kerjaanku. Mau ga mau, suka tidak suka, pekerjaan itu kan tetap harus dibuat dan harus beres. So ga ada jalan lain selain menyelesaikan secepatnya. Aku pun sering stres dengan kerjaan yang datang silih berganti, tak ada habisnya. Tapi mau gimana lagi… Aku kasihan lah sama bos-ku kalau aku malas. Lagipula, 2 rekanku se-Urusan kan masih lebih sedikit pengalamannya dibanding aku, jadi aku harus bisa transfer ilmu sama mereka. Apalagi mantan bosku, Mr. D sekarang harus membagi pikirannya di 2 tempat kerjaan yg berbeda, aku kan tetap harus membantunya menyelesaikan pending items buat Pak Dirvest. Mungkin yang dilihat orang luar aku rajin ya, hehehe. padahal di dalamnya sama saja. Kadang stres sampai pingin teriak dan tampang mulai tegang. Orang2 aja yang ga pada tahu karena aku berhasil menyembunyikan keteganganku hehehehehe.

Posted in Working Environment | No Comments »

Good Luck Mr. D (my ex boss)

February 1st, 2009 by arinamse

Akhirnya saat perpisahaan itu datang juga. My boss (Mr. D) dipindah menjadi Direktur di salah satu anak perusahaan. We had known the news on last Wednesday (January 28, 2009). Begitu tiba2 dan tidak kusangka sama sekali. Even for himself. Seperti 2 sisi mata uang, it’s good and bad. I think it become a career promotion for him but on the other side I lose my ’super dilligent and clever’ supervisor.

Awalnya sedih sih karena aku merasa kehilangan bos yang sangat cerdas dengan berbagai ide brilian untuk perkembangan prosedur kerja di unit kerja kami. Terus sapa dong yang bisa aku ajak diskusi???? Hiks… hiks… hikss…. Hampir semua orang bertanya padaku, apakah aku sedih. Ga mungkin kan aku jawab IYA!!! PLEASE DON’T LEAVE ME LIKE THIS!!! (Ceile pecel lele….). Aku tetap harus berbesar hati dong dengan meyakinkan diriku bahwa hal inilah yang terbaik bagi Mr. D sekarang.

Belum ada Sertijab sih, jadi Mr. D masih bisa berbagi waktu untuk membantu mereview pekerjaan yang masih pending, sambil menunggu pejabat pengganti.

Good luck Mr. D. Kapan dong aku dipindah dari tempatku ini, setelah sekian lama berkutat dengan analisa yang njelimet, di-argue sama BPK karena dibilang analisanya kurang komprehensif (pada ga tahu sih, gimana beratnya menyempurnakan analisa secara terus-menerus demi menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi perusahaan), diprotes kalau hasil investasi turun (padahal kan kita bukan paranormal yang bisa menebak arah pergerakan indeks di masa depan, meneketehe kalo indeks bakalan anjlok seperti sekarang ini??!!!). Eh, tapi kalau misalnya aku dipindah, kira2 bakalan bisa beradaptasi di tempat yang baru ga ya??? Hehehehe. Terima aja deh apa yang kudapatkan sekarang.

Posted in Working Environment | 1 Comment »