Weekend on January 24 - 26, 2009
January 26th, 2009 by arinamseGong Xi Fat Choi!!!! Bener ga tuh tulisannya. Selamat Hari Raya Imlek bagi teman2 Chinese. Semoga rejekinya bertambah banyak terutama dengan turunnya hujan selama beberapa hari belakangan ini, hingga membuatku cukup khawatir banjir akan kembali melanda tempat kos-ku. Untunglah, sampai saat ini masih aman. Ketinggian air sungai di samping kantor tidak terlalu berbahaya, meskipun kadang kalau hujan deras airnya langsung naik cukup signifikan. Hiii…
Anyway, on this weekend I went home as usual. At the beginning, my sister and I have some plans to go out together. Tapi sayangnya, driver-ku ga datang selama 3 hari berturut2!!!! Hari Sabtu ga datang, kita pikir dia sakit. Hari Minggu dia datang sebentar sama anaknya, ternyata ada berita duka cita, yakni ayah mertuanya meninggal setelah sempat sekarat di RS. Aku ikut berduka cita dan mengerti kondisinya saat ini. Tapi yang bikin sebel, tuh driver ga kasih tahu sama sekali sebelumnya kalau ternyata dia sedang kesusahan seperti ini. Padahal maunya keluargaku, mbok ya kasih kabar gitu kenapa dia ga bisa datang. Hal ini pun sudah diingatkan berkali-kali. Tapi entah ya, mungkin karena dia anak lelaki satu2nya atau gimana, sampai dia mengurusi keluarganya dan lupa untuk minta ijin ke kakakku, sebagai orang yang mempekerjakan dia. Tiba-tiba aja dia datang di hari Minggu itu dengan berita duka cita dan wajah sedih sambil menangis karena merasa ga enak sama keluargaku sampai ingin mengundurkan diri. Ampuunnn dehhhhh.
Akhirnya, okelah kita kasih waktu dia untuk mengurus pemakaman ayahnya dan kita pikir dia bakal datang Minggu sore. Tapi ternyata tetap saja dia ga nongol ke rumah, bahkan sampai hari Senin ga datang juga. Mami-ku sampai marah2, mengusulkan ganti driver aja. Tapi kan ga semudah itu juga. Ada sih pilihan driver lain, tapi kan harus dipertimbangkan matang2 apakah lebih baik atau bahkan lebih buruk dari driver yang ada sekarang. Alhasil, beberapa rencana ga jadi dilakukan karena ga ada yang nyetirin. Meskipun, hari Minggu sore, yayangku sempet mengantar ke rumah Jungle untuk mengembalikan beberapa kursi dan meja yang dipinjam dari sana, untuk acara Lansia beberapa waktu lalu.
Ya sudahlah, aku main-main saja sama Sena-kyu yang makin ndut dengan perut buncitnya hahahahahaha!!!! Mana hari Minggu-nya itu, bibi pembantuku yg pulang hari, ga masuk juga. Waduh, kompakan ama pak Supir nih. Jadi aku harus bantu2 mami-ku tercinta untuk beberes, ngepel lantai (ini sih maksudnya biar aku agak kurus juga sekalian olahraga gitu hehehehehe dan biar merasa rumah lebih bersih karena pasti beda lah kalau yang ngepel pembantu ama kita sendiri), juga masak telur buat kakakku, Sena dan Eyang Putri hehehehe.
Selama ini aku tuh ga pernah bikin telur dadar tapi sudah tahu caranya lah. Tinggal aduk2 telur di mangkuk dan dikasih garam sedikit, langsung cemplung aja ke penggorengan. Tapi sempat bingung juga sih, minyaknya sedikit apa banyak ya, harus panas banget apa ga ya. Tapi sudahlah, namanya juga lagi belajar. Practice bentar, lama2 juga tahu kok apa yang kurang dan harus diperbaiki. Sempet rada kematangan sih karena aku sering ga yakin apakah isi di dalamnya sudah matang atau belum. Plus mami-ku minta dibuatkan telur dadar yang pedas, caranya bawang putih dan cabai ditumbuk dulu baru setelah itu dicampurkan ke dalam telur dan diaduk. Baru digoreng deh. Hehehehehe, baru tahu gue kalau cara detailnya kayak gitu. Meskipun baru belajar, tapi Sena seneng kok sama telur dadar buatan tante cantiknya ini hahahahahhahah!!!!!
Posted in Kehidupan |
January 27th, 2009 at 6:29 pm
keterlaluan.. masak telur dadar aja ampe bingung.. ketauan banget nih taunya cuma makan doang, ga pernah bantuin emaknya di dapur ;p