Blogroll

Search

Holiday on Dec 26 - 29, 2008

January 6th, 2009 by arinamse

Libur panjang euy!!! Libur panjang!!!! Liburan kali ini aku ada acara ke Bandung dalam rangka menemani kakak ku yang akan mengikuti seminar Parenting tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik pada tanggal 27 - 28 Desember 2008 di Gedung Pos Bandung (itu loh gedung yang di dalamnya ada Factory Outlet Stamp). Yang mau ikut seminar itu sih kakak ku dan suaminya, sedangkan aku dan ibuku bertugas menjadi anaknya, Sena, yg sekarang berumur 2 tahun 3 bulan. Oh, nasib jadi baby sitter gratisan hihihihihihi.

Jadi ceritanya, kami berangkat tanggal 26 Desember 2008 malam. Ada salah paham pula. Semula kakakku tersayang berencana untuk booking kamar di Hotel Luxton Dago, hotel baru yang sedang ada promosi 50% dengan kartu Mandiri. Kebayang kan, sudah pasti nyaman dong kamarnya, hotel baru gitu loh! Tapi kemudian ada perubahan rencana karena kakak iparku (si Abang) ga jelas apakah bisa ikut pergi ke Bandung atau ga. So, rencana sempat berubah, yang pergi ke Bandung jadinya cuman akyu dan kakakku. Secara kita bakalan pergi berdua aja (tanpa anak kecil ituuuuu), jadi carinya hotel yang murah2 ajah lah. Dapatlah hotel melati. Tapi terus kupikir rencana berubah ke rencana awal, kakakku jadi booking hotel Luxton karena ternyata mendekati hari H keberangkatan, Abang ga dinas ke luar kota dan kalau Abang ikut sudah pasti Sena juga ikut. Jadi akyu tenang2 aja dong karena kupikir bakalan nginep di hotel yang representatip lah. Eh, tahu2 pas jam H keberangkatan, udah mulai jalan nih masuk tol Jagorawi (kan mau lewat Tol Cipularang), aku baru tahu kalau ternyata kakakkku membatalkan booking di hotel Luxton dan menetapkan pilihan di hotel Melati itu karena dia takut kalau Abang batal pergi ke Bandung. Waduuuhhhhhh….. salah persepsi nih semuanya.

Namun, aku sebagai tante yang baik hati dan berkeinginan kuat (ceileeee) berusaha sekuat tenaga untuk telpon sana sini, cari info di internet lewat ponsel Abang, tanya temen kos yang orang Bandung tea, apakah ada kamar kosong di hotel yang lebih bagusan. Tapi tanpa perlu ramalan yang sah dari paranormal, semua orang juga tahu kalau libur Natal yang disambung dengan libur Tahun Baru, itu kamar2 pasti pada penuuuhhhhhh. Kalaupun ada yg kosong, hanya ada 1 hari saja yg available, kayaknya kecil kemungkinannya deh kita bakal pindah2 hotel dan nenteng2 bawaaan yang seabreg-abreg itu (ada anak kecil udah pasti bawaannya juga banyak lah). Ada juga yang masih kosong tapi harganya muahhhaaaaalll buanget karena kamarnya suite, kalau ga salah sekitarĀ 7 jutaan ya. Halah!!! Ga salah tuh.

Akhirnya, aku pasrah aja deh, dengan si hotel Melati ini. Namanya Hotel Sanira (aku lupa nama jalannya, pokoknya dekat Yoghurt Cisangkuy dan Taman Lansia). Ternyata aku tuh pernah menginap di hotel itu sewaktu dulu bersama sahabatku jalan2 ke Bandung, beberapa bulan lalu. Hotel Sanira tuh ga jelek2 banget kok, cukup bersih, kekeluargaan (sampai2 mamaku tercinta bisa numpang bikin nasi goreng buat Sena di dapur hotel). Kami dapat 2 kamar di depan, dekat resepsionis dan cukup lega. Tarif hotel per malam sekitar Rp 250.000, itupun sudah naik karena pas weekend dan libur panjang. Untuk para traveler yang ingin tarif hotel melati murah meriah, bisa dicoba tuh karena lokasinya cukup dekat dengan pusat kota yaitu Gedung Sate dan Gazebo.

Nah, selagi kakakku mengikuti seminar Parenting, aku mengisi waktu dengan jalan2 ke Kebun Strawberry (namanya Vin’s) arah Lembang, beli tanaman di Jalan Bajuri (kalau ga salah itu nama jalannya). Secara aku kan harus mengurus ponakanku yang so sweet dan bikin aku jengkel-jengkel gemes gitu loh kalau dia lagi rewel, jadi aku berusaha memberikan liburan yang bisa bikin dia melihat pemandangan alam lainnya. Kemacetan Bandung pada saat libur panjang itu memberikan keuntungan buatku karena sepanjang perjalanan menuju arah Lembang, Sena tertidur pulas di mobil. Wuihhh, kalau di hotel susahnya menyuruh dia untuk tidur siang. Maunya mainnnnn aja padahal matanya udah mengantuk.

Oh iya, mengenai seminar Parenting itu, cukup bagus lho. Intisari yang aku dapatkan dari cerita kakakku antara lain kami jadi mengerti mengapa anak umur 2 tahun senang mengatakan TIDAK. Sena banget tuh!! Ternyata alasannya karena anak umur 2 tahun heran kenapa waktu bayi semua hal yg mereka inginkan selalu dituruti oleh orang dewasa, sedangkan ketika mereka beranjak lebih dewasa lagi ada hal2 yang dilarang oleh orang tua. Misalnya, dulu saya boleh pegang gelas, kenapa sekarang ga boleh. Selain itu, anak umur 2 tahun ingin menunjukkan bahwa mereka ingin berbeda dengan orang dewasa. Jadi kalau misalnya kita tanya, nak mau makan ga. Mereka akan bilang ga mau dan melihat reaksi kita terhadap mereka.

Lalu ada juga cara berbicara dengan anak2, misalnya saat mereka belajar memilih buah apel yang ternyata busuk dan mereka keukeuh supaya buah apel itu tetap dibeli. Kita bisa memberikan pengertian dengan menerangkan dampak kalau kita makan buah apel yang bagus dan buah apel yang busuk. Terus kalau anak rewel, kadang kan kita suka ingin langsung memarahinya. Padahal seharusnya kita belajar memahami perasaan mereka, kenapa mereka rewel. Banyak input yang cukup bagus untuk kita. Seminar selanjutnya akan dilaksanakan di Jakarta tanggal 17-18 Januari 2009. Kakakku bersikeras mendaftarkan aku dan ibuku untuk ikut seminar itu supaya wawasan kamiĀ lebih luas. Yah, pasrahhhh dehhhh hehehehehe.

Posted in Kehidupan |



Leave a Reply