Selamat Idul Fitri 1429 H
October 1st, 2008 by arinamseAlhamdulillah, akhirnya sampai juga kita di penghujung bulan Ramadhan dan merayakan kemenangan di Hari nan Fitri ini, setelah selama 30 hari kita menahan rasa lapar, haus, amarah, iri, dan dengki. Dengan segala kerendahan hati, mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya. Semoga seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan menjadi berkah yang terbaik, diterima Allah SWT dan kita menjadi manusia yang baru seperti bayi yang baru lahir, kembali ke titik awal.
Tak terasa pula kegiatanku untuk tarawih keliling (tarling) harus usai. Berbuka puasa dan melakukan shalat tarawih di beberapa mesjid (seperti yang pernah kuceritakan sebelumnya) terasa menyenangkan sekaligus melelahkan karena kami menempuh jarak yang cukup lumayan (belum lagi kemacetan yang semakin menggila terutama di minggu terakhir kita ngantor) dan kegiatan yang selesai hingga jam 10 malam. Untuk itu, di beberapa hari terakhir saat kami masih berada di Jakarta (alias belum mudik), kami memilih bertarawih di Mesjid Al-Bina Senayan pada tgl 22 dan 24 September 2008. Soale shalat di mesjid ini tepat waktu, misalnya shalat Maghrib berjamaah tidak lama setelah adzan berkumandang, begitu pula dengan shalat Isya berjamaah. FYI, di beberapa mesjid lainnya terkadang shalat Isya baru dimulai pukul 19.30, mungkin menunggu jamaah hingga siap berkumpul. Kemudian, di Mesjid Al-Bina Senayan tersebut ceramah diberikan dengan waktu yang singkat sekitar 15 menitan, untuk dilanjutkan dengan Shalat Tarawih sejumlah 2-2-2-2-3 rakaat dengan doa yang tidak terlalu panjang. Menurut pengurus mesjid, yang terpenting dari shalat adalah kekhusyukannya. Jika doa yang dilafalkan terlalu panjang, dikhawatirkan tidak semua orang dapat mengikutinya, misalnya bagi orang2 yang sudah tua yang tidak kuat berdiri lama.
Malam Lailatul Qadar dipercaya akan terjadi pada malam2 ganjil di 10 hari terakhir. Aku sangat berharap dapat memperoleh malam tersebut. Kebetulan 4 hari menjelang Lebaran aku ‘berhalangan’ sehingga tidak bisa melakukan shalat. Sedihnya, padahal aku sangat ingin mengoptimalkan amalan di hari2 terakhir menjelang Lebaran. Namun aku percaya, semua yang terjadi dalam hidup pasti ada hikmahnya. Apapun, semoga kita selalu mendapat yang terbaik apabila kita sudah berusaha yang terbaik pula.
Posted in Kehidupan |
October 13th, 2008 at 7:33 pm
selamat idul fitri ya tse..
semoga mendapatkan fitri kembali ..
Mohon maaf lahir bathin..

join ya profile baru gw
http://r.yuwie.com/sidik/
yg pasti seru deh