Blogroll

Search

Cerita ttg Nabi (Part 2)

August 21st, 2008 by arinamse

Aku lanjutkan ya cerita-cerita ttg Nabi-nya. Karena lagi sibuk menyusun Laporan Juni 2008 sampai lembur2 di kantor (demi lima bongkah berlian hehehehe), makanya aku harus menyicil membuat ringkasan buku ”Umur & Silsilah Para Nabi” oleh Jihad Muhammad Hajjaj, di sela-sela kesibukan bekerja (ceile pecel lele….).

§     Nabi Ibrahim a.s.

      ”Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya,’Sembahlah olehmu Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala’.” (QS. Al-’Ankabut : 16-17).

Ibrahim a.s. dilahirkan ketika ayahnya (Tarikh) berusia 75 tahun. Nama ibunya adalah Umaelah. Setelah Ibrahim menikah, Tarikh (Azar) hijrah bersama Ibrahim dan istrinya (Sarah), beserta putra saudaranya (Luth) dari negeri Babylon ke daerah Bait Harran di Baitul Maqdis. Allah swt mengutus Nabi Ibrahim a.s. untuk menyeru kaumnya agar mereka menyembah Allah Yang Maha Esa. Syahdan, Nabi Ibrahim a.s. sempat hampir putus asa terhadap sikap kaumnya yang enggan menerima seruannya, ia pun menetapkan hati untuk hijrah menuju Mesir. Setelah beberapa waktu tinggal di Mesir, Ibrahim pergi ke Palestina. Istrinya, Sarah, tetap tidak dapat memberi keturunan sehingga Sarah menyarankan Nabi Ibrahim untuk menikahi Hajar, budak perempuan Mesrir yang diberikan oleh Raja Mesir. Tak lama kemudian Hajar hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki, yaitu Isma’il. Kemudian Ibrahim membawa Hajar dan Isma’il ke Mekah. Tiga belas tahun setelah kelahiran Isma’il. Sarah hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki bernama Ishaq.

Ibrahim merupakan orang pertama yang mengenakan sarung (celana), orang pertama yang dikhitan, orang pertama yang menjamu tamu, orang pertama yang beruban, dan orang pertama yang mencukur kumisnya. Abu Hurairah menyebutkan bahwa umur beliau mencapai 200 tahun.

§         Nabi Isma’il a.s.

”Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Isma’il (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang Rasul dan nabi” (QS. Maryam : 54).

Ismail merupakan anak tertua Nabi Ibrahim a.s.

”Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata.’Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, Maka fikirkanlah apa pendapatmu”’ Ia menjawab,’Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’ Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya di atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan kami panggillah dia, ’Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya demikianlah Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat baik’.” (QS. Ash-Shaffat : 102-105).

Al-Bait al-Haram (Ka’bah) merupakan rumah ibadah pertama yang dibangun di permukaan bumi dan sekaligus sebagai kiblat yang pertama pula. Nabi Ibrahim a.s. membangun Ka’bah tersebut dengan dibantu oleh Isma’il. Diriwayatkan bahwa Ka’bah senantiasa dimasuki oleh 70.000 malaikat setiap harinya dan mereka tidak kembali hingga Hari Kiamat.

Ada yang mengatakan, Isma’il a.s. hidup selama 137 tahun. Beliau dimakamkan di gua Makphelea yang terletak di Kota Hebron (kota al-Khalil), Palestina.

§         Nabi Ishak a.s.

”Dan kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh” (QS. Ash-Shaffat : 112).

Nabi Ishaq a.s. dilahirkan pada 13 tahun setelah kelahiran saudaranya, Isma’il a.s. Ishaq menikah dengan Ribka binti Betwaeil saat ayahnya, Ibrahim, masih hidup. Ia dikaruniai 2 anak yaitu al-Ish dan Ya’qub a.s., ayah Nabi Yusuf a.s. Nabi Ishaq a.s. meninggal dunia pada usia 180 tahun dan dikuburkan di dekat makam ayahnya, Ibrahim a.s., di gua Makphelea, di kota al-Khalil.

§         Nabi Luth a.s.

”Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka,’Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?’Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas” (QS. Al-A’raf : 80-81).

Silsilahnya adalah Luth ibn Haran ibn Tarikh. Luth masih saudara dengan Nabi Ibrahim a.s. Luth a.s. pergi hijrah dari kampung pamannya, Nabi Ibrahim a.s. ke kota Sodom (ash-Shadum). Penduduk kota Sosom adalah manusia yang paling keji dan bejat moralnya. Namun mereka tidak mau mendengar dan mengikuti dakwah Nabi Luth a.s. Walihah, istri Nabi Luth a.s. pun termasuk orang yang tidak mau mendengar dakwah Luth. Hingga akhirnya Allah menurunkan azab-Nya.

Jibril a.s. melaksanakan perintah Allah swt. Dia membawa kota Luth dengan kedua sayapnya ke langit hingga seluruh penduduk langit mendengarkan ringkikan keledai-keledai, gonggongan anjing-anjing dan kokokan ayam-ayam yang ada di kota tersebut. Dan setelah itu Jibril membalikkan dan melemparkannya ke bumi (tanah) lagi dengan serta-merta dan sangat cepat. (Mafatih al-Ghaib:8/5850).

Posted in Hikmah Islami |



Leave a Reply